Selamat Datang,

Blog ini berisi segala wacana yang berhubungan dengan bahasa dan sastra Indonesia. Di antaranya tentang wacana bahasa dan sastra Indonesia, bahan ajar, pusi, cerpen, penelitian, lomba menulis / mengarang, hingga tes kebahasaan.
Saya berharap ada kritik dan saran Anda yang dapat menyempurnakan blog ini.

Bagi adik-adik, silakan membaca atau mengkopi isi blog ini untuk keperluan tugas atau lainnya. Sesuai dengan etika ilmiah, silahkan kutip sumbernya yaitu dari blog ini.

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Blogmaster



Cara Cepat Mencari Blog Ini>>>>>>>>>>> Ketikkan Wacana Bahasa pada Google

Puisi

Model Membaca Puisi Siswa Kelas XIIA1

01 Maret 2010

Memiliki Lokasi Kampus Yang Jelas

(Artikel Kedua)
Suatu saat seorang tetangga lulusan suatu sekolah tinggi menanyakan lokasi kampusnya kepada saya. Dengan heran saya balik bertanya mengapa tidak tahu lokasi kampusnya sendiri. Padahal dia sudah lulus kuliah.
Alhasil, ternyata kampusnya sering berpindah-pindah. Hampir tiap tahun setelah masa kontrakannya habis, maka kampusnya akan berpindah. Semula kampusnya di pinggiran kota kemudian berpindah ke dalam kota. Tempatnya di sebuah ruko, sementara di sebelahnya merupakan ruko barang-barang kebutuhan sehari-hari. Bisa dibayangkan betapa tidak kondusifnya suasana pembelajarannya.
Beberapa tahun kemudian tidak diketahui lagi lokasi kampus tersebut. Mungkin telah berpindah lagi ke tempat lainnya atau telah ditutup keberadaannya.
Kampus yang ideal tentu tidak akan memiliki nasib sebagaimana ilustrasi di atas. Lokasi kampus adalah asset. Dari lokasi inilah kemudian dapat dibangun dan dikembangkan berbagai fasilitas kampus. Apalagi mampu mengembangakannya menjadi kampus yang ideal dan terkenal.
Bagi alumni akan sangat bangga bila kampusnya tetap eksis bahkan semakin berkembang dan megah. Keberadaannya dapat dipamerkan kepada anak, keluarga, tetangga, teman, dan lain-lain. Dalam hal ini, lokasi kampus memberikan nilai ‘prestise’ tersendiri bagi para alumninya.
Di samping telah memiliki lahan dan lokasi kampus. Letak strategis kampus juga merupakan asset yang mahal. Nilai strategisnya meliputi mudah dijangkau oleh angkutan umum, sepeda motor, dan relatif dekat. Kampus yang sulit dijangkau angkutan umum akan menjadi perhitungan para calon mahasiswa untuk menghindarinya. Mengapa demikian? Semakin jauh atau semakin sulit dijangkau angkutan umum dapat berpotensi semakin banyak pengeluaran mereka hanya untuk biaya transportasi.
Jadi, lokasi kampus dan nilai strategisnya mampu memberikan sumbangan prasyarat keberadaan kampus yang ideal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan dan Komentar Anda