Selamat Datang,

Blog ini berisi segala wacana yang berhubungan dengan bahasa dan sastra Indonesia. Di antaranya tentang wacana bahasa dan sastra Indonesia, bahan ajar, pusi, cerpen, penelitian, lomba menulis / mengarang, hingga tes kebahasaan.
Saya berharap ada kritik dan saran Anda yang dapat menyempurnakan blog ini.

Bagi adik-adik, silakan membaca atau mengkopi isi blog ini untuk keperluan tugas atau lainnya. Sesuai dengan etika ilmiah, silahkan kutip sumbernya yaitu dari blog ini.

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Blogmaster



Cara Cepat Mencari Blog Ini>>>>>>>>>>> Ketikkan Wacana Bahasa pada Google

Puisi

Model Membaca Puisi Siswa Kelas XIIA1

15 Maret 2010

Memiliki Iklim Akakemis Yang Berkualitas Tinggi

(Artikel Kelima)
Perguruan tinggi seharusnya lebih mengedepankan aktivitas akademis dibandingkan lainnya. Hal ini karena perguruan tinggi merupakan kelanjutan pendidikan SMA, yang harus lebih intensif dan mendalam usaha memperdalam suatu disiplin keilmuan. Perguruan tinggi yang secara intensif memiliki iklim akademis yang tinggi akan mendapatkan apresiasi yang tinggi pula dari masyarakat.
Kita sering mendengar bahwa untuk memperdalam ilmu kedokteran acuannya ke perguruan tinggi A, untuk ilmu teknologi ke perguruan tinggi B, untuk ilmu ekonomi ke perguruan tinggi C, dan sebagainya. Predikat yang baik tersebut sangat diperlukan bagi perguruan tinggi idaman di mata masyarakat. Namun, bila perguruan tinggi kita justru ‘iklim konflik’ yang berkembang, ‘iklim hura-hura’ yang marak, ‘sering tawuran’ tiap saat maka akan sangat dijauhi.
Pendidikan adalah investasi bagi masa depan. Orang tua tidak akan rela anaknya dididik dalam perguruan tinggi yang tidak kondusif akademisnya. Orang tua sangat mengharapkan anaknya dapat sukses di masa depan. Karena itu tidak heran orang tua sering campur tangan dalam menentukan studi lanjut anaknya.
Jadi, agar menjadi perguruan tinggi idaman perguruan tinggi harus memiliki komitmen tinggi terhadap pelaksanaan iklim akademis yang kondusif. Akan lebih bagus bila perguruan tinggi kita menjadi ikon kualitas bidang keilmuan tertentu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan dan Komentar Anda