Selamat Datang,

Blog ini berisi segala wacana yang berhubungan dengan bahasa dan sastra Indonesia. Di antaranya tentang wacana bahasa dan sastra Indonesia, bahan ajar, pusi, cerpen, penelitian, lomba menulis / mengarang, hingga tes kebahasaan.
Saya berharap ada kritik dan saran Anda yang dapat menyempurnakan blog ini.

Bagi adik-adik, silakan membaca atau mengkopi isi blog ini untuk keperluan tugas atau lainnya. Sesuai dengan etika ilmiah, silahkan kutip sumbernya yaitu dari blog ini.

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Blogmaster



Cara Cepat Mencari Blog Ini>>>>>>>>>>> Ketikkan Wacana Bahasa pada Google

Puisi

Model Membaca Puisi Siswa Kelas XIIA1

28 September 2010

Esai Astronomi, Juara Tingkat Nasional 2010

Selamat kepada Khasdiyah Dwi Dewi Setyoningtyas
Siswa kelas X-2 MAN Sidoarjo ini menjadi Juara Tingkat Nasional dalam Lomba Esai Astronomi pelajar SMP/SMA se-Indonesia. Penyelenggara lomba ada Program Studi Astronomi ITB Bandung.
Lomba ini digelar dalam rangka Indonesian Space Week 2010 (Astonomi Indonesia, dulu, kini dan esok tersebut).

Judul Esai adalah "Mars, Tanah Kita Selanjutnya : Sebuah Gagasan Penyelamatan Spesies Manusia)
Adapun esai tersebut sebagaimana di bawah ini.

MARS, TANAH KITA SELANJUTNYA
Sebuah Gagasan Penyelamatan Spesies Manusia)
Oleh : KHASDYAH DWI DEWI SETYONINGTYAS

1. Pengantar

Sejalan dengan kutipan ayat-ayat di atas, tujuan akhir dari mempelajari astronomi (khususnya bagi orang Islam) adalah semakin meningkatkan dan memantapkan keimanan seseorang melalui bukti-bukti fenomena jagat raya, yaitu planet, bintang, maupun galaksi yang tidak terbantahkan. Fenomena jagat raya yang disampaikan oleh seorang Rasul Muhammad pada abad 5-6 Masehi dalam untaian ayat-ayat, ternyata terbukti secara akurat melalui sains berdasarkan temuan para ilmuwan berabad-abad kemudian.

Ilmuwan (dalam hal ini para astronom) mampu membuktikan kebenaran ayat-ayat yang dogmatis melalui kedalaman sains. Ilmuwan mampu memahami kebesaran Tuhan (Al Akbar) melalui betapa luas dan besarnya ciptaan-Nya. Ilmuwan mampu memahami bahwa Tuhan Maha Perkasa (Al Qowiyu) melalui keteraturan perhitungan yang cermat atas perjalanan edar galaksi, bintang, dan planet-planetnya. Hal ini sangat berbeda dengan orang awam yang umumnya menerima kebenaran dogma apa adanya.

Melaui karunia akal yang diperolehnya, manusia diberikan kesempatan untuk berpikir bahkan berdzikir terhadap kebesaran dan kekuasaan-Nya. Karena itulah, mempelajari dan mengkaji jagat raya melalui ilmu astronomi merupakan pendekatan (tarekat) bagi para ilmuwan untuk sampai kepada keridhaan-Nya dengan keyakinan, pengakuan, dan iman yang mantap.
(Selengkapnya dapat didownload pada tautan di bawah ini
DOWNLOAD ARTIKEL SELENGKAPNYA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Masukan dan Komentar Anda